Thursday, 29 May 2008

Bangkit Itu...
























Bangkit itu SUSAH!
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu Takut…
Takut korupsi
Takut makan yang bukan haknya

Bangkit itu Mencuri!
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi…

Bangkit itu MARAH!
MARAH!!! Bila martabat bangsa dilecehkan!

Bangkit itu malu…
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu… Tidak ada!
Tidak ada kata menyerah!
Tidak ada kata putus asa!

Bangkit itu… AKU!
Untuk Indonesiaku

oleh : Deddy Mizwar

Bangkit Itu...
























Bangkit itu SUSAH!
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu Takut…
Takut korupsi
Takut makan yang bukan haknya

Bangkit itu Mencuri!
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi…

Bangkit itu MARAH!
MARAH!!! Bila martabat bangsa dilecehkan!

Bangkit itu malu…
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu… Tidak ada!
Tidak ada kata menyerah!
Tidak ada kata putus asa!

Bangkit itu… AKU!
Untuk Indonesiaku

oleh : Deddy Mizwar

Tuesday, 25 March 2008

PENGHEMAT LISTRIK


Penemuan teknologi terbaru Energy Saver. Penghemat Listrik bekerja sangat efektif untuk menghemat listrik, tidak menyalahi aturan dan merugikan PLN.

• Menghemat beban pemakaian listrik 10 - 30%. • Mengurangi tarikan awal arus listrik/soft start. • Memaksimalkan daya terpasang. • Menjaga peralatan listrik. • Memperbaiki beban panas pada kabel tua. • Meningkatkan kapasitas kapasitas sistem dan peralatan. • Pemasangan yang mudah dan bebas perawatan.
ENERGY SAVER bekerja dengan cara mereduksi daya semu yang ada sehingga memaksimalkan kapasitas jaringan listrik danperalatan yang tidak efesien fungsi ENERGY SAVER (Volt) menurunkan jumlah arus yang masuk (Ampere) pada tegangan yang tetapsehingga meringankan biaya listrik (Watt) harus dibayar.

Teknologi ini mengacu pada KAPASITOR BANK yang yang biasa digunakan pada pabrik/industri dengan pemakaian daya listrikamat besar dan dengan melalui penelitian bertahun-tahun, akhirnya aplikasi ini dapat diterapkan untuk menghemat biayalistrik dilingkungan pribadi (rumah atau ruko) Anda.

ENERGI SAVER mengatasi masalah sekaligus penghematan.
450W - 2200W =Rp 350।000,-
2200W - 4400W = Rp 450.000,-
4400 - 7700W = Rp 550.000,-

ENERGI SAVER PENGHEMAT LISTRIK

TEKNOLOGI TERBARU Penghemat Listrik Energi Saver Korea.

Tarif listrik yang melonjak menjadi masalah besar saat ini, kini telah hadir alat penghemat listri "ENERGY SAVER", alat inidiciptakan untuk menghemat listrik dilingkungan Anda. ENERGY SAVER bekerja efektif pada jaringan listrik denganperlengkapan berikut:

• AC • Kulkas • Komputer • Mesin Cuci • Motor Listrik • Pompa Air • TV • Vacuum Cleaner • Kipas Angin • Lampu Bohlam/TL • Dll

Cara pemasangan:

Dipasang pada stop kontak parallel dalam satu jaringan listrik, alat ini bekerja tergantung peralatan dan pemakaian.

Beban minimal 1 Ampere (225 Watt) dengan power foctor 0,5 atau lebih bekerja efektif dengan kapasitas maksimal 10 Ampere/2200 Watt daya di atas 2200 Watt maka pakai ENERGY SAVER lebih dari 1 unit.

DIANJURKAN OLEH PEMERINTAH MELALUI SK.MENTERI PU NO. 23/PRT/78 Mendukung INPRES No. १० Tahun 2005 Tentang penghematan Energi


# Saatnya Menghemat Listrik... #


Dapatkan DISKON 35% Selama Persediaan Masih Ada.

Cara Pemesanan:

SMS Ke : 0818 0711 3964 atau 0815 7414 6464

Pembayaran via tranfer Bank BCA

No. Rekening : 1741271325 atas nama Junaedi


PENGHEMAT LISTRIK


Penemuan teknologi terbaru Energy Saver. Penghemat Listrik bekerja sangat efektif untuk menghemat listrik, tidak menyalahi aturan dan merugikan PLN.

• Menghemat beban pemakaian listrik 10 - 30%. • Mengurangi tarikan awal arus listrik/soft start. • Memaksimalkan daya terpasang. • Menjaga peralatan listrik. • Memperbaiki beban panas pada kabel tua. • Meningkatkan kapasitas kapasitas sistem dan peralatan. • Pemasangan yang mudah dan bebas perawatan.
ENERGY SAVER bekerja dengan cara mereduksi daya semu yang ada sehingga memaksimalkan kapasitas jaringan listrik danperalatan yang tidak efesien fungsi ENERGY SAVER (Volt) menurunkan jumlah arus yang masuk (Ampere) pada tegangan yang tetapsehingga meringankan biaya listrik (Watt) harus dibayar.

Teknologi ini mengacu pada KAPASITOR BANK yang yang biasa digunakan pada pabrik/industri dengan pemakaian daya listrikamat besar dan dengan melalui penelitian bertahun-tahun, akhirnya aplikasi ini dapat diterapkan untuk menghemat biayalistrik dilingkungan pribadi (rumah atau ruko) Anda.

ENERGI SAVER mengatasi masalah sekaligus penghematan.
450W - 2200W =Rp 350।000,-
2200W - 4400W = Rp 450.000,-
4400 - 7700W = Rp 550.000,-

ENERGI SAVER PENGHEMAT LISTRIK

TEKNOLOGI TERBARU Penghemat Listrik Energi Saver Korea.

Tarif listrik yang melonjak menjadi masalah besar saat ini, kini telah hadir alat penghemat listri "ENERGY SAVER", alat inidiciptakan untuk menghemat listrik dilingkungan Anda. ENERGY SAVER bekerja efektif pada jaringan listrik denganperlengkapan berikut:

• AC • Kulkas • Komputer • Mesin Cuci • Motor Listrik • Pompa Air • TV • Vacuum Cleaner • Kipas Angin • Lampu Bohlam/TL • Dll

Cara pemasangan:

Dipasang pada stop kontak parallel dalam satu jaringan listrik, alat ini bekerja tergantung peralatan dan pemakaian.

Beban minimal 1 Ampere (225 Watt) dengan power foctor 0,5 atau lebih bekerja efektif dengan kapasitas maksimal 10 Ampere/2200 Watt daya di atas 2200 Watt maka pakai ENERGY SAVER lebih dari 1 unit.

DIANJURKAN OLEH PEMERINTAH MELALUI SK.MENTERI PU NO. 23/PRT/78 Mendukung INPRES No. १० Tahun 2005 Tentang penghematan Energi


# Saatnya Menghemat Listrik... #


Dapatkan DISKON 35% Selama Persediaan Masih Ada.

Cara Pemesanan:

SMS Ke : 0818 0711 3964 atau 0815 7414 6464

Pembayaran via tranfer Bank BCA

No. Rekening : 1741271325 atas nama Junaedi


Sunday, 24 February 2008

MAXIMArt di Liput Majalah DUIT!


Siang hari handphone berdering, diujung sana terdengar suara suara yang pernah saya kenal। Obrol sana obrol sisni tentang usaha yang kami kelola (MAXIMart) dan ternyata memang benar suara itu adalah suara Pak Eben dari Majalah DUIT! yang tidak asing lagi bagi saya sebagai komunitas Bisnis-Samart dan komunitas TDA ( tangan DI Atas). Pembicaraan pun panjang lebar seputar bisnis kami yang baru di "lounching" tanggal 25 Januari 2008 dan akhirnya beliau meminta kesediaan saya untuk diwawancara seputar bisnis MAXIMArt.



Tanpa pikir panjang lagi saya pun langsung mengiyakan perihal wawancara tersebut। Akhirnya kami sepakat untuk bertemu di sre hari, karena saya masih terikat sebagai orang gajian tempatnya pun kita sepakati di kantor tempat saya kerja tanpa mengganggu aktifitas kerja saya। Lagi-lagi kesepakatan waktu wawancara tercapai selepas jam kerja dan akhirnya disepakati wawancara dilaksanakan jam 17.30 WIB.

Kesepakatan tercapai dan pembicaraan via telpon pun ditutup dengan memegang teguh kesepakatan masing-masing. Setelah pembicaraan ditutup, terus terang saya tidak bisa mebohongi perasaan hati saya antara senang dan bingung mau ngomongin apa nanti dalam wawancara. Tapi Alhamdilillah dengan semangat yang membara ini harus saya lakukan demi menyemangati diri saya dan masyarakat pembaca Majalah DUIT! umumnya. Saat itu juga saya langsung menelpon istri mengabarkan seputar wawancara ini sekalian minta persetujuan... he he heee. Alhamdulillah sang istri pun memberikan dukungan penuh dan menyerahkan sepenuhnya kepada saya. Sebelum proses wawancara terjadi terus saja pikiran negatif, perasaan waswas datang silih berganti, maklum baru kali ini saya diwawancara oleh seorang wartawan.... ha ha ha haaaaa. Dengan diliputnya usaha kami di Majalah DUIT! apakah usaha ini akan terus eksis selamanya, juga tanggung jawab moral terhadap keluarga, konsumen dan masyarakat pada umumnya.

Tapi.., nasi sudah menjadi bubur apa boleh di kata saya akan perjuangkan bisnis ini agar tegar berdiri ditengah-tengah gempuran perititail-peritail berjaringan luas dan bermodalkan besar. Denag seijin Allah, saya optimis usaha ini akan menjadi lokomotif saya dan keluarga menuju yang lebih baik.

Disisi lain saya tidak bisa menyembunyikan kegembiraan seputar peliputan oleh Majalah DUIT!. Dalam hati saya berucap hitung-hitung numpang "ngetop" dan sekalian "ngartis" di Majalah DUIT!, karena sumur-umur baru kali ini saya diberi kemudahan untuk tampil di majalah. Sambil terus berfikir positif akan kemudahan ini ada yang lebih penting menurus saya adalah untuk menyemangati diri saya dan keluarga serta pemaca Majalah DUIT! pada umumnya. Mudah-mudahan banyak yang terispirasi, tergugah untuk menakhodai bisnisnya sekecil apaun bisnis itu. Perlu kita akui memang dalam berbisnis banyak sekali tantangannya tapi itu semua anugerah untuk kita lebih maju lagi dan lebih baik kedepannya.

Akhirnya saya ucapkan terima kasih kepada Pimpinan Redaksi Majalah DUIT! (Pak Eben) dan Pak Alfian sebagai fotografer yang telah meluangkan waktu datang ke outlet kami di Bojong Gede serta kru Majalah DUIT! sehingga liputan MAXIMArt berjalan lancar. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman di kantor yang telah memberikan dukungan atas liputan ini, juga semua pihak yang terlibat dalam proses peliputan (istri tercinta, anak-anak dan partner bisnis) kalian semua luar biasa.

Terima kasih ya Allah atas karuniaMU semoga kami dapat menjalankan amanah yang Engkau limpahkan kepada kami. Berikanlah kami jalan yang terang menuju ke jalanMU ya Allah, karena hanya engkau lah satu-satunya tempat kami berlabuh.


Salam sukses,


Junaedi
Owner MAXIMArt
Hp : 0813 1000 4288
http://zunaedi.blogspot.com



MAXIMArt di Liput Majalah DUIT!


Siang hari handphone berdering, diujung sana terdengar suara suara yang pernah saya kenal। Obrol sana obrol sisni tentang usaha yang kami kelola (MAXIMart) dan ternyata memang benar suara itu adalah suara Pak Eben dari Majalah DUIT! yang tidak asing lagi bagi saya sebagai komunitas Bisnis-Samart dan komunitas TDA ( tangan DI Atas). Pembicaraan pun panjang lebar seputar bisnis kami yang baru di "lounching" tanggal 25 Januari 2008 dan akhirnya beliau meminta kesediaan saya untuk diwawancara seputar bisnis MAXIMArt.



Tanpa pikir panjang lagi saya pun langsung mengiyakan perihal wawancara tersebut। Akhirnya kami sepakat untuk bertemu di sre hari, karena saya masih terikat sebagai orang gajian tempatnya pun kita sepakati di kantor tempat saya kerja tanpa mengganggu aktifitas kerja saya। Lagi-lagi kesepakatan waktu wawancara tercapai selepas jam kerja dan akhirnya disepakati wawancara dilaksanakan jam 17.30 WIB.

Kesepakatan tercapai dan pembicaraan via telpon pun ditutup dengan memegang teguh kesepakatan masing-masing. Setelah pembicaraan ditutup, terus terang saya tidak bisa mebohongi perasaan hati saya antara senang dan bingung mau ngomongin apa nanti dalam wawancara. Tapi Alhamdilillah dengan semangat yang membara ini harus saya lakukan demi menyemangati diri saya dan masyarakat pembaca Majalah DUIT! umumnya. Saat itu juga saya langsung menelpon istri mengabarkan seputar wawancara ini sekalian minta persetujuan... he he heee. Alhamdulillah sang istri pun memberikan dukungan penuh dan menyerahkan sepenuhnya kepada saya. Sebelum proses wawancara terjadi terus saja pikiran negatif, perasaan waswas datang silih berganti, maklum baru kali ini saya diwawancara oleh seorang wartawan.... ha ha ha haaaaa. Dengan diliputnya usaha kami di Majalah DUIT! apakah usaha ini akan terus eksis selamanya, juga tanggung jawab moral terhadap keluarga, konsumen dan masyarakat pada umumnya.

Tapi.., nasi sudah menjadi bubur apa boleh di kata saya akan perjuangkan bisnis ini agar tegar berdiri ditengah-tengah gempuran perititail-peritail berjaringan luas dan bermodalkan besar. Denag seijin Allah, saya optimis usaha ini akan menjadi lokomotif saya dan keluarga menuju yang lebih baik.

Disisi lain saya tidak bisa menyembunyikan kegembiraan seputar peliputan oleh Majalah DUIT!. Dalam hati saya berucap hitung-hitung numpang "ngetop" dan sekalian "ngartis" di Majalah DUIT!, karena sumur-umur baru kali ini saya diberi kemudahan untuk tampil di majalah. Sambil terus berfikir positif akan kemudahan ini ada yang lebih penting menurus saya adalah untuk menyemangati diri saya dan keluarga serta pemaca Majalah DUIT! pada umumnya. Mudah-mudahan banyak yang terispirasi, tergugah untuk menakhodai bisnisnya sekecil apaun bisnis itu. Perlu kita akui memang dalam berbisnis banyak sekali tantangannya tapi itu semua anugerah untuk kita lebih maju lagi dan lebih baik kedepannya.

Akhirnya saya ucapkan terima kasih kepada Pimpinan Redaksi Majalah DUIT! (Pak Eben) dan Pak Alfian sebagai fotografer yang telah meluangkan waktu datang ke outlet kami di Bojong Gede serta kru Majalah DUIT! sehingga liputan MAXIMArt berjalan lancar. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman di kantor yang telah memberikan dukungan atas liputan ini, juga semua pihak yang terlibat dalam proses peliputan (istri tercinta, anak-anak dan partner bisnis) kalian semua luar biasa.

Terima kasih ya Allah atas karuniaMU semoga kami dapat menjalankan amanah yang Engkau limpahkan kepada kami. Berikanlah kami jalan yang terang menuju ke jalanMU ya Allah, karena hanya engkau lah satu-satunya tempat kami berlabuh.


Salam sukses,


Junaedi
Owner MAXIMArt
Hp : 0813 1000 4288
http://zunaedi.blogspot.com



Tuesday, 19 February 2008

Disain Kemasan

Desain kemasan, termasuk isi tulisan/pesan yang ingin disampaikan ke konsumen haruslah dibuat sedemikian rupa agar menarik perhatian tapi tidak menyimpang dari isi kemasan itu sendiri.

Kita berbisnis/usha tentu ingin barang/produk kita dibeli oleh konsumen, salah satunya adalah membuat desain kemasan yang menarik (eye chaching). Tapi, yang ingin saya sampakan disini adalah bagaimana kita mengemas suatu bisnis/usha kita agar menarik perhatian konsumen untuk minimal mampir ke tempat kita. Ada banyak hal/cara yang harus kita lakukan dalam mendisain suatu bentuk bisnis kita. Salah satu contoh mudah dan banyak dilakukan oleh kalangan pebisnis sukses adalah pembuatan logo. Kehadiran logo dari bisnis kita sangatlah penting karena logo adalah suatu bentuk identitas/ciri tak ubahnya kita yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) maka keberadaanya akan diakui dimanapun kita mendirikan bisnis/usaha. Di duni online sekali pun logo sangat sangat diperlukan untuk lebih eksisnya binis yang kita jalankan.

Dunia offline, sekarang sedang tumbuh subur peretail-peretail berskala kecil, menengah dan besar. Banyak bermunculan dimana-mana pera pemain retail baik bermodalkan kecil tau besar bahkan dengan konsep "BODOL"nya pak Purdi E. Chandra (http://www.purdiechandra.net/).

Dari sekian banyak pelaku bisnis retail pertama yang saya amati adalah penampilan logo, pencahayaan, pewarnaan dan tata ruang.

• Logo : Seperti yang telah saya uraikan sebelumnya adalah merupakan suatu ciri dari bisnisnya masing-masing.

• Pencahayaan : Inipun merupakan suati strategi bisnis dari perusahaan retail agar mudah ikenali dan memberikan suasana ceria/semarak akan lokasi bisnis tersebut.

•. Pewarnaan : Dalam hal pewarnaan baik indoor maupun outdoor akan memberikan sentuhan/nuansa tersendiri terhadap kehadirannya di tengah-tengah masyarakat.

• Tata Ruang : Tata ruang adalah bukan hal yang gampang untuk tidak diberikan sentuhan, dengan penataan ruang yang apik dan rapi akan memudahkan konsumen/pelanggan dalam memilih barang kebutuhannya. Dalam penataan barang yang harus kita perhatikan adalah pengelompokkan barang, dimana kita harus meletakkan barang menurut kelompoknya; makanan, minuman, obat-obatan dan kebutuhan rumahtangga lainnya. Dengan adanya pengelompkan tersebut barang akan kelihatan rapih dan tentu akan memudahkan pelanggan/konsumen dalam mencari kebutuhannya. Belanja pun menjadi nyan...

Jadi mendisain kemasan suatu bisnis harus diperhatikan beberapa aspek penting agar kita dapat bersaing dunia bisnis yang semakin ketat. Banyak cara dalam mendisain suatu bisnis, yang saya paparkan ini adalah sebagian kecil dari proses mendisain suatu bisnis.

Semoga bermanfaat bagi saya dan yang membaca pada umumnya.

Salam sukses,


Junaedi
०८१३ १००० 4288
http://zunaedi.blogspot.com

Counter isi ulang pulsa pertama dan akan terus bertaambah...

Istri disuatu hari libur menyempatkan diri hadir di Counter..

Dengan telitinya Istri tercinta mengecek transaksi harian...