Wednesday, 29 October 2008

Sukses adalah Sebuah Pilihan !

Maukah anda Berjuang untuk kesuksesan Anda Sendiri ?

Sukses adalah dambaan setiap orang. Tidak ada satu orangpun yang menginginkan kegagalan dalah hidupnya. Untuk mencapai prestasi kesuksesan dalam hidup Anda maka terlebih dahulu Anda harus mempunyai tujuan hidup (goal setting). Tidak adanya tujuan hidup dalam diri Anda akan menyebabkan diri Anda pasif menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda dan biasanya hidup Anda akan menjadi sangat membosankan / tidak menggairahkan.

Filosofi "Hidup Mengalir Seperti Air" bisa membuat orang terlena dan menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda, sayang sekali hidup kita yang berharga ini kalo dibiarkan mengalir seperti air yang bisa jadi air tersebut akan mengalir ke got !! Karena hidup kita ini berharga maka kita sendiri-lah yang harus mengatur kemana air kehidupan kita akan mengalir ;)

Kebanyakan orang yang hidup tanpa tujuan akan terfokus berjalan ditempat dan menghabiskan waktunya secara membosankan tanpa pencapaian prestasi yang berarti. Mereka hanya menjadi "penonton" dari suatu kehidupan. Mereka hanya bisa melihat kesuksesan orang lain tapi sama sekali tidak pernah membayangkan untuk dirinya sendiri. Inilah yang disebut hidup tanpa tujuan / misi!, Anda harus mempunyai misi hidup di dunia ini agar hidup Anda berarti dan menggairahkan!!

Untuk mencapai sukses tentu saja tidak mudah, karena Anda juga harus menyikapi kegagalan dengan baik jika memang Anda menghadapi kegagalan. Untuk mencapai sukses kerap kali kita harus melewati kesalahan / kegagalan dalam hidup. Banyak orang ingin sukses tapi sedikit sekali yang berani untuk menghadapi kegagalan. Kalau Anda ingin sukses, Anda tidak boleh takut gagal!

Simak "Prestasi Kegagalan" seseorang dan bandingkan dengan diri Anda :
- Gagal dalam bisnis / bangkrut, thn 1831
- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, thn 1832
- Bisnis kembali bangkrut, thn 1834
- Tunangan meninggal dunia, thn 1835
- Nervous breakdown, thn 1836
- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, thn 1838
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, thn 1843
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, thn 1848
- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, thn 1855
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Vice President, thn 1856
- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, thn 1858 -1860,

Namun Abraham Lincoln akhirnya berhasil Menjadi Presiden USA !!,
You cannot fail... Unless you Quit!!

Anda bayangkan selama lebih dari 25 tahun, Abraham Lincoln adalah seorang "juara gagal". Jadi sebenarnya kegagalan itu tidak ada selama Anda terus berjuang, bertahan, belajar dari kesalahan dan mencari cara yang lebih baik mencapai kemenangan. Lain halnya jika Anda berhenti mencoba maka pada saat itulah Anda pantas disebut sebagai orang yang gagal alias pecundang!. Ingatlah bahwa "Winners never quit, Quitters never win !!"


Dalil untuk mencapai kesuksesan adalah :

1. Anda HARUS berani menjadi sedikit "GILA" - berani bermimpi dalam hal yang positif.
Abraham lincoln yang gagal puluhan tahun, Thomas Alfa Edison yang gagal ribuan kali dalam uji coba lampu pijar, colombus yang mengatakan dunia ini bulat ketika orang lain mengatakan dunia ini datar, Wight bersaudara yang ingin agar manusia bisa terbang, JF Kennedy yang ingin manusia bisa ke bulan dll adalah contoh-contoh manusia yang agak "gila" dan karena keuletannya yang luar biasa hebat inilah hidup mereka bermanfaat bagi banyak orang. Jadi terkadang Anda harus berani melakukan hal-hal yang berbeda dimana orang biasa tidak mau atau tidak berani melakukannya.

Seperti yang dikatakan oleh President Calvin Coolidge "nothing in the world can take the place of persistence, talent will not; nothing is more common than unsuccessful men with talent. Education will not; the world is full of educated derelects. Persistence and determinatiion alone are omnipotent"

Tidak ada yang bisa menggantikan arti penting kegigihan dan keuletan. Bakat pun tidak sebab ada sekian banyak orang gagal meski mereka berbakat . Pendidikan juga tidak bisa menggantikannya, sebab banyak orang berpendidikan tinggi tidak bisa mencapai apa-apa kecuali ijazahnya geripis dimakan jamur dan waktu. Kegigihan, keuletan dan tekat yang membara untuk mencapai tujuan hidup Anda inilah yang akan mendobrak rintangan yang Anda hadapi. Jadi jika kekalahan demi kekalahan berusaha menjegal dan menjatuhkan Anda dan kesuksesan nampaknya makin mustahil maka ingatlah pernyataan diatas, bahwa "tidak ada yang bisa menggantikan kegigihan dan keuletan Anda!"


2. Kendalikan Pikiran Anda Pikiran adalah kekuatan luar biasa yang harus Anda bisa kendalikan (ingat : Aku adalah pikiran-ku).

Galileo bahkan pernah mengatakan "hati-hati dengan pikiran Anda". Apa yang harus kita kendalikan? pikiran negatif adalah hal yang harus bisa Anda kendalikan. Pikiran negatif memang tidak bisa kita tolak masuk ke pikiran kita, namun Anda harus melawannya dengan lebih banyak memasukan pikiran yang positif.

Anda adalah apa yang Anda pikirkan !! Jika Anda pikir akan gagal, maka sebenarnya adalah Anda sudah gagal. Untuk itu sukses selalu dimulai dari pikiran Anda!. Anda harus memiliki sikap "can do attitude" yakni "aku bisa melakukan hal itu". Banyak orang yang belum apa-apa sudah mengatakan "aku tidak bisa". Memang nantinya Anda akan diuji oleh kekalahan / kegagalan tapi Anda jangan berhenti, tetap jaga pikiran Anda secara positif bahwa setelah malam yang paling gelap, fajar akan segera menyingsing, disana telah menunggu istana emas, Anda cukup hanya melewati kegagalan-kegagalan saja. Ketika tiap kali hati kecil kita gundah karena belum melihat suatu hal menjadi lebih baik maka Anda harus ingatkan kepada pikiran Anda "I refuse to give up, i shall continue firmly, steadily, and persistently until my good appears!"

Ingatkan diri Anda secara terus menerus bahwa sukses bukan hanya milik orang yang brilian, berbakat, penuh keberuntungan dll tapi sukses luar biasa adalah milik orang yang persisten (pantang menyerah), yang terus berusaha mencari cara lebih baik dalam menemukan formula kemenangan meski berton-ton rintangan menghalangi Anda. Untuk menemukan emas, Anda harus menggali berton-ton tanah lumpur. Jangan pikirkan tanah lumpurnya tapi fokuslah pada emasnya !!

"Penemuan terbesar dalam generasi saya adalah bahwa kita dapat merubah hidup kita dengan merubah pola pikir kita" (William James)


3. Selesaikan apa yang telah Anda mulai.

Ya! Anda harus menyelesaikan apa yang telah Anda mulai rencanakan sebelumnya, jangan berhenti sebelum Anda menyelesaikannya. Fokuslah sampai tujuan Anda tercapai. Sukses dan gagal memiliki perbedaan yang tipis. Tidak ada orang yang gagal didunia ini, yang ada hanyalah orang cepat menyerah. Jika saja Thomas Alfa Edison berhenti pada percobaan yang ke 900 mungkin namanya tidak akan melegenda hingga saat ini.

Jangan repotkan pikiran Anda dengan kegagalan masa lalu apalagi sampai membuat Anda trauma. Ubah rasa tramatik Anda, ubah kegagalan Anda menjadi energi positif untuk memperbaiki diri. Ubah energi kekalahan menjadi kekuatan baru dimana Anda akan melakukan upaya yang lebih baik dan lebih hebat dari sebelumnya.

Jangan pernah menyesali diri ataupun iri hati karena Anda tidak terlahir dalam keluarga kaya, tidak dapat harta warisan berlimpah, tidak dapat suami / istri kaya, tidak dikaruniai bakat, keberuntungan dll. Untuk sukses Anda hanya perlu memiliki tujuan yang jelas, persistensi dan determinasi yang keras untuk mencapai tujuan tersebut. Hidup ini keras dan Anda juga harus keras agar hidup ini melunak kepada Anda.

Selamat berjuang mencapai kehidupan yang lebih baik.


Salam sukses,


Junaedi
081310004288

Sumber: http://www.gsn-soeki.com/wouw/a000261.php


Sukses adalah Sebuah Pilihan !

Maukah anda Berjuang untuk kesuksesan Anda Sendiri ?

Sukses adalah dambaan setiap orang. Tidak ada satu orangpun yang menginginkan kegagalan dalah hidupnya. Untuk mencapai prestasi kesuksesan dalam hidup Anda maka terlebih dahulu Anda harus mempunyai tujuan hidup (goal setting). Tidak adanya tujuan hidup dalam diri Anda akan menyebabkan diri Anda pasif menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda dan biasanya hidup Anda akan menjadi sangat membosankan / tidak menggairahkan.

Filosofi "Hidup Mengalir Seperti Air" bisa membuat orang terlena dan menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda, sayang sekali hidup kita yang berharga ini kalo dibiarkan mengalir seperti air yang bisa jadi air tersebut akan mengalir ke got !! Karena hidup kita ini berharga maka kita sendiri-lah yang harus mengatur kemana air kehidupan kita akan mengalir ;)

Kebanyakan orang yang hidup tanpa tujuan akan terfokus berjalan ditempat dan menghabiskan waktunya secara membosankan tanpa pencapaian prestasi yang berarti. Mereka hanya menjadi "penonton" dari suatu kehidupan. Mereka hanya bisa melihat kesuksesan orang lain tapi sama sekali tidak pernah membayangkan untuk dirinya sendiri. Inilah yang disebut hidup tanpa tujuan / misi!, Anda harus mempunyai misi hidup di dunia ini agar hidup Anda berarti dan menggairahkan!!

Untuk mencapai sukses tentu saja tidak mudah, karena Anda juga harus menyikapi kegagalan dengan baik jika memang Anda menghadapi kegagalan. Untuk mencapai sukses kerap kali kita harus melewati kesalahan / kegagalan dalam hidup. Banyak orang ingin sukses tapi sedikit sekali yang berani untuk menghadapi kegagalan. Kalau Anda ingin sukses, Anda tidak boleh takut gagal!

Simak "Prestasi Kegagalan" seseorang dan bandingkan dengan diri Anda :
- Gagal dalam bisnis / bangkrut, thn 1831
- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, thn 1832
- Bisnis kembali bangkrut, thn 1834
- Tunangan meninggal dunia, thn 1835
- Nervous breakdown, thn 1836
- Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, thn 1838
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, thn 1843
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Congress, thn 1848
- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, thn 1855
- Dikalahkan dalam pemilihan untuk U.S Vice President, thn 1856
- Dikalahkan dalam pemilihan U.S Senat, thn 1858 -1860,

Namun Abraham Lincoln akhirnya berhasil Menjadi Presiden USA !!,
You cannot fail... Unless you Quit!!

Anda bayangkan selama lebih dari 25 tahun, Abraham Lincoln adalah seorang "juara gagal". Jadi sebenarnya kegagalan itu tidak ada selama Anda terus berjuang, bertahan, belajar dari kesalahan dan mencari cara yang lebih baik mencapai kemenangan. Lain halnya jika Anda berhenti mencoba maka pada saat itulah Anda pantas disebut sebagai orang yang gagal alias pecundang!. Ingatlah bahwa "Winners never quit, Quitters never win !!"


Dalil untuk mencapai kesuksesan adalah :

1. Anda HARUS berani menjadi sedikit "GILA" - berani bermimpi dalam hal yang positif.
Abraham lincoln yang gagal puluhan tahun, Thomas Alfa Edison yang gagal ribuan kali dalam uji coba lampu pijar, colombus yang mengatakan dunia ini bulat ketika orang lain mengatakan dunia ini datar, Wight bersaudara yang ingin agar manusia bisa terbang, JF Kennedy yang ingin manusia bisa ke bulan dll adalah contoh-contoh manusia yang agak "gila" dan karena keuletannya yang luar biasa hebat inilah hidup mereka bermanfaat bagi banyak orang. Jadi terkadang Anda harus berani melakukan hal-hal yang berbeda dimana orang biasa tidak mau atau tidak berani melakukannya.

Seperti yang dikatakan oleh President Calvin Coolidge "nothing in the world can take the place of persistence, talent will not; nothing is more common than unsuccessful men with talent. Education will not; the world is full of educated derelects. Persistence and determinatiion alone are omnipotent"

Tidak ada yang bisa menggantikan arti penting kegigihan dan keuletan. Bakat pun tidak sebab ada sekian banyak orang gagal meski mereka berbakat . Pendidikan juga tidak bisa menggantikannya, sebab banyak orang berpendidikan tinggi tidak bisa mencapai apa-apa kecuali ijazahnya geripis dimakan jamur dan waktu. Kegigihan, keuletan dan tekat yang membara untuk mencapai tujuan hidup Anda inilah yang akan mendobrak rintangan yang Anda hadapi. Jadi jika kekalahan demi kekalahan berusaha menjegal dan menjatuhkan Anda dan kesuksesan nampaknya makin mustahil maka ingatlah pernyataan diatas, bahwa "tidak ada yang bisa menggantikan kegigihan dan keuletan Anda!"


2. Kendalikan Pikiran Anda Pikiran adalah kekuatan luar biasa yang harus Anda bisa kendalikan (ingat : Aku adalah pikiran-ku).

Galileo bahkan pernah mengatakan "hati-hati dengan pikiran Anda". Apa yang harus kita kendalikan? pikiran negatif adalah hal yang harus bisa Anda kendalikan. Pikiran negatif memang tidak bisa kita tolak masuk ke pikiran kita, namun Anda harus melawannya dengan lebih banyak memasukan pikiran yang positif.

Anda adalah apa yang Anda pikirkan !! Jika Anda pikir akan gagal, maka sebenarnya adalah Anda sudah gagal. Untuk itu sukses selalu dimulai dari pikiran Anda!. Anda harus memiliki sikap "can do attitude" yakni "aku bisa melakukan hal itu". Banyak orang yang belum apa-apa sudah mengatakan "aku tidak bisa". Memang nantinya Anda akan diuji oleh kekalahan / kegagalan tapi Anda jangan berhenti, tetap jaga pikiran Anda secara positif bahwa setelah malam yang paling gelap, fajar akan segera menyingsing, disana telah menunggu istana emas, Anda cukup hanya melewati kegagalan-kegagalan saja. Ketika tiap kali hati kecil kita gundah karena belum melihat suatu hal menjadi lebih baik maka Anda harus ingatkan kepada pikiran Anda "I refuse to give up, i shall continue firmly, steadily, and persistently until my good appears!"

Ingatkan diri Anda secara terus menerus bahwa sukses bukan hanya milik orang yang brilian, berbakat, penuh keberuntungan dll tapi sukses luar biasa adalah milik orang yang persisten (pantang menyerah), yang terus berusaha mencari cara lebih baik dalam menemukan formula kemenangan meski berton-ton rintangan menghalangi Anda. Untuk menemukan emas, Anda harus menggali berton-ton tanah lumpur. Jangan pikirkan tanah lumpurnya tapi fokuslah pada emasnya !!

"Penemuan terbesar dalam generasi saya adalah bahwa kita dapat merubah hidup kita dengan merubah pola pikir kita" (William James)


3. Selesaikan apa yang telah Anda mulai.

Ya! Anda harus menyelesaikan apa yang telah Anda mulai rencanakan sebelumnya, jangan berhenti sebelum Anda menyelesaikannya. Fokuslah sampai tujuan Anda tercapai. Sukses dan gagal memiliki perbedaan yang tipis. Tidak ada orang yang gagal didunia ini, yang ada hanyalah orang cepat menyerah. Jika saja Thomas Alfa Edison berhenti pada percobaan yang ke 900 mungkin namanya tidak akan melegenda hingga saat ini.

Jangan repotkan pikiran Anda dengan kegagalan masa lalu apalagi sampai membuat Anda trauma. Ubah rasa tramatik Anda, ubah kegagalan Anda menjadi energi positif untuk memperbaiki diri. Ubah energi kekalahan menjadi kekuatan baru dimana Anda akan melakukan upaya yang lebih baik dan lebih hebat dari sebelumnya.

Jangan pernah menyesali diri ataupun iri hati karena Anda tidak terlahir dalam keluarga kaya, tidak dapat harta warisan berlimpah, tidak dapat suami / istri kaya, tidak dikaruniai bakat, keberuntungan dll. Untuk sukses Anda hanya perlu memiliki tujuan yang jelas, persistensi dan determinasi yang keras untuk mencapai tujuan tersebut. Hidup ini keras dan Anda juga harus keras agar hidup ini melunak kepada Anda.

Selamat berjuang mencapai kehidupan yang lebih baik.


Salam sukses,


Junaedi
081310004288

Sumber: http://www.gsn-soeki.com/wouw/a000261.php


Wednesday, 22 October 2008

Berpikir Sederhana untuk Sebuah Solusi

Berpikir Sederhana untuk Sebuah Solusi
Sumber; KOMPAS/KLASIKA, Senin, 13 Oktober 2008

Kalimat di atas mungkin sudah sering didengar. Namun, bagaimana dengan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari? Tidak bisa dimungkiri, sebuah masalah kerap menghadang dan menuntut kebijakan dari dalam diri untuk mengatasinya.

Terlebih dalam dunia kerja, adanya masalah bagaikan makanan sehari-hari yang harus dijalani. Sayangnya, kerap terjadi masalah yang ada justru menjadi berlarut-larut karena setiap orang berusaha untuk mencari tahu subyek yang bersalah dan terlanjur terbawa emosi. Dalam keadaan yang membutuhkan keputusan cepat, fokus pada masalah seperti ini tidaklah tepat. Atau, kalaupun tercapai solusi ternyata malah membuat keadaan lebih panik.

Untuk itu, cobalah untuk selalu berpikir sederhana saat menemui masalah, dengan menggunakan prinsip fokus pada solusi, buan pada masalah. Dengan demikian, serumit apapun masalah yang dihadapi bisa diselesaikan. Ambil contoh, para astronot NASA dulu kesulitan menggunakan bolpen ketika dalam kondisi gravitasi nol. Pasalnya, tinta bolpen tidak mau turun dan keluar. Menghabiskan waktu yang lama dan biaya yang tak sedikit, mereka pun membuat penemuan bolpen yang bisa digunakan dalam segala kondisi, termasuk jika gravitasi nol. Sementara para astronot dari Rusia berpikir sederhana namun efektif dan efisien, yaitu mengunakan pensil.

Dalam dunia kerja sehari-hari, cara berppikir ini juga dapat meredamkan masalah yang ada, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas bekerja yang sangat dibutuhkan manajemen perusahaan. Setelah masalah terselesaikan, barulah dirunut secara kronologis, dengan kepala dingin, agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Lagipula, ada banyak manfaat yang bisa dipetik dari cara berpikir seperti ini. Antara lain, dengan diredamnya masalah, setiap orang pun bisa menghinadi konflik yang lebih runcing, sehingga hubungan dengan rekan kerja bisa tetap terjalin dengan baik. Hal ini tentu akan mempermudah pekerjaan, terutama jika sifatnya kerja tim. Di sisi lain, bukan hanya dalam dunia kerja, cara berpikir tersebut juga dapat diaplikasikan dalam menjalani segala hal, seperti kehidupan rumah tangga, sosial, dan lainnya.


Salam sukses,


Junaedi
081310004288


Berpikir Sederhana untuk Sebuah Solusi

Berpikir Sederhana untuk Sebuah Solusi
Sumber; KOMPAS/KLASIKA, Senin, 13 Oktober 2008

Kalimat di atas mungkin sudah sering didengar. Namun, bagaimana dengan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari? Tidak bisa dimungkiri, sebuah masalah kerap menghadang dan menuntut kebijakan dari dalam diri untuk mengatasinya.

Terlebih dalam dunia kerja, adanya masalah bagaikan makanan sehari-hari yang harus dijalani. Sayangnya, kerap terjadi masalah yang ada justru menjadi berlarut-larut karena setiap orang berusaha untuk mencari tahu subyek yang bersalah dan terlanjur terbawa emosi. Dalam keadaan yang membutuhkan keputusan cepat, fokus pada masalah seperti ini tidaklah tepat. Atau, kalaupun tercapai solusi ternyata malah membuat keadaan lebih panik.

Untuk itu, cobalah untuk selalu berpikir sederhana saat menemui masalah, dengan menggunakan prinsip fokus pada solusi, buan pada masalah. Dengan demikian, serumit apapun masalah yang dihadapi bisa diselesaikan. Ambil contoh, para astronot NASA dulu kesulitan menggunakan bolpen ketika dalam kondisi gravitasi nol. Pasalnya, tinta bolpen tidak mau turun dan keluar. Menghabiskan waktu yang lama dan biaya yang tak sedikit, mereka pun membuat penemuan bolpen yang bisa digunakan dalam segala kondisi, termasuk jika gravitasi nol. Sementara para astronot dari Rusia berpikir sederhana namun efektif dan efisien, yaitu mengunakan pensil.

Dalam dunia kerja sehari-hari, cara berppikir ini juga dapat meredamkan masalah yang ada, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas bekerja yang sangat dibutuhkan manajemen perusahaan. Setelah masalah terselesaikan, barulah dirunut secara kronologis, dengan kepala dingin, agar tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Lagipula, ada banyak manfaat yang bisa dipetik dari cara berpikir seperti ini. Antara lain, dengan diredamnya masalah, setiap orang pun bisa menghinadi konflik yang lebih runcing, sehingga hubungan dengan rekan kerja bisa tetap terjalin dengan baik. Hal ini tentu akan mempermudah pekerjaan, terutama jika sifatnya kerja tim. Di sisi lain, bukan hanya dalam dunia kerja, cara berpikir tersebut juga dapat diaplikasikan dalam menjalani segala hal, seperti kehidupan rumah tangga, sosial, dan lainnya.


Salam sukses,


Junaedi
081310004288


Wednesday, 8 October 2008

Ini Dia Usaha Sejuta Umat

Ada satu jenjang lagi yang boleh dibilang sudah mewabah ke mana-mana. Bahkan, kalau mau disebut, hingga ke kamar pun bisa. Yakni, menjadi penjual voucher fisik dan elektrik ke para konsumen langsung alias and user.

Siapa pun bisa melakukan usaha ini. Para manajer, karyawan, ibu rumah tangga, mahasiswa, siswa sekolah, hingga para penganggur sekalipun dapat menjadi pengusaha pulsa isi ulang.

Pertanyaannya adalah, apakah masih ada celah? Tentu saja masih. Asalkan, sekali lagi, Andamesti sunggug-sungguh dalam menjalankan usaha yang siapa tau membuat kocek Anda semakin tebal.

Lihat saja pengalaman Desi Marwati. Untuk melengkapi toko kelontongnya, ia tidak sungkan-sungkan melengkapi barang dagangannya dengan menjual voucher fisik dan elektrik. Usaha yang sudah ia lakoni sejak tahun 2005 ini pun semakin berkembang. Saat ini, Desi kerap menghabiskan uang hingga Rp 20 juta setiap bulannya untuk membeli pulsa.

Padahal, tiga tahun silam, Desi cuma menaruh modal untuk beli pulsa tidak lebih dari Rp 5 juta saja. Desi memang beruntung. Modal yang lainnya tidak perlu ia keluarkan. Misalnya, membuat kios khusus. Pasalnya, ia tinggal menaruh berbagai voucher fisik disalah satu sisi toko kelontongnya.

Calon peritel voucher juga bisa mengekor desi. Bahkan, cara tersebut merupakan cara yang paling ampuh untuk menghemat dana. Anda bisa berjualan voucher di halaman rumah atau garasi Anda. Yang penting, calon lahan bisnis Anda cukup luas menampung etalase untuk memajang produk. Ukuran etalse standar adalah 1,5 m2. Etalase ini bisa dibeli di toko atau bisa pula Anda buat.

Kemudian, tinggal mencari para agen atau tempat grosir membeli pulsa, entah itu fisik atau elektrik. Anda bisa langsung menyambangi para agen dan grosir yang dapat dipercaya dan meberikan pelayanan yang prima. Agen dan grosir pemasok pulsa fisik dan elektrik tersebar luar si mall-mall, ITC yang mengkhususkan diri sebagai pusat elektronik seperti ITC Roxi, ITC Cempaka Mas, PGC Cililitan dll.

Para agen dan grosir pemasok pulsa meminta sejumlah deposit yang harus dibayar pemilik kios. Besar setoran deposit untuk pulsa elektrik besarnya beragam tergantung dari kebijakan masing-masing agen atau grosir. Ada yang mencantumkan angka ratusan ribu rupiah plus uang pendaftaran hingga jutaan rupiah.

Tapi, Desi menyarankan agar Anda kudu keluar dana tidak cuma angka ratusan ribu rupiah saja. Sebaiknya, modal minimal Rp 1 juta atau juga bisa lebih, saran Desi.

Setelah semua modal dagang voucher sudah terkumpul, Anda tinggal memasarkan voucher itu. Berapa pelanggan yang datang tentu sangat bergantung dari lokasi kios Anda, serta seberapa bagus Anda melayani pembeli.

Ada baiknya Anda melakukan promosi harga terlebih dahulu. Caranya, pajang saja papan harga di depan kios. Sipa tahu, ada pembeli yang kepincut dengan tawaran harga yang Anda buat.

Anda harus memburu banyak pembeli agar keuntungan Anda gendut. Pasalnya, margin keuntungannya cuma 2% - 3% saja.


Salam sukses,


Junaedi
http://www.maximart.co.cc
http://www.maxiphone.co.cc


Disadur dari Harian Kontan Edisi Khisus Semptember - Oktober 2008



Ini Dia Usaha Sejuta Umat

Ada satu jenjang lagi yang boleh dibilang sudah mewabah ke mana-mana. Bahkan, kalau mau disebut, hingga ke kamar pun bisa. Yakni, menjadi penjual voucher fisik dan elektrik ke para konsumen langsung alias and user.

Siapa pun bisa melakukan usaha ini. Para manajer, karyawan, ibu rumah tangga, mahasiswa, siswa sekolah, hingga para penganggur sekalipun dapat menjadi pengusaha pulsa isi ulang.

Pertanyaannya adalah, apakah masih ada celah? Tentu saja masih. Asalkan, sekali lagi, Andamesti sunggug-sungguh dalam menjalankan usaha yang siapa tau membuat kocek Anda semakin tebal.

Lihat saja pengalaman Desi Marwati. Untuk melengkapi toko kelontongnya, ia tidak sungkan-sungkan melengkapi barang dagangannya dengan menjual voucher fisik dan elektrik. Usaha yang sudah ia lakoni sejak tahun 2005 ini pun semakin berkembang. Saat ini, Desi kerap menghabiskan uang hingga Rp 20 juta setiap bulannya untuk membeli pulsa.

Padahal, tiga tahun silam, Desi cuma menaruh modal untuk beli pulsa tidak lebih dari Rp 5 juta saja. Desi memang beruntung. Modal yang lainnya tidak perlu ia keluarkan. Misalnya, membuat kios khusus. Pasalnya, ia tinggal menaruh berbagai voucher fisik disalah satu sisi toko kelontongnya.

Calon peritel voucher juga bisa mengekor desi. Bahkan, cara tersebut merupakan cara yang paling ampuh untuk menghemat dana. Anda bisa berjualan voucher di halaman rumah atau garasi Anda. Yang penting, calon lahan bisnis Anda cukup luas menampung etalase untuk memajang produk. Ukuran etalse standar adalah 1,5 m2. Etalase ini bisa dibeli di toko atau bisa pula Anda buat.

Kemudian, tinggal mencari para agen atau tempat grosir membeli pulsa, entah itu fisik atau elektrik. Anda bisa langsung menyambangi para agen dan grosir yang dapat dipercaya dan meberikan pelayanan yang prima. Agen dan grosir pemasok pulsa fisik dan elektrik tersebar luar si mall-mall, ITC yang mengkhususkan diri sebagai pusat elektronik seperti ITC Roxi, ITC Cempaka Mas, PGC Cililitan dll.

Para agen dan grosir pemasok pulsa meminta sejumlah deposit yang harus dibayar pemilik kios. Besar setoran deposit untuk pulsa elektrik besarnya beragam tergantung dari kebijakan masing-masing agen atau grosir. Ada yang mencantumkan angka ratusan ribu rupiah plus uang pendaftaran hingga jutaan rupiah.

Tapi, Desi menyarankan agar Anda kudu keluar dana tidak cuma angka ratusan ribu rupiah saja. Sebaiknya, modal minimal Rp 1 juta atau juga bisa lebih, saran Desi.

Setelah semua modal dagang voucher sudah terkumpul, Anda tinggal memasarkan voucher itu. Berapa pelanggan yang datang tentu sangat bergantung dari lokasi kios Anda, serta seberapa bagus Anda melayani pembeli.

Ada baiknya Anda melakukan promosi harga terlebih dahulu. Caranya, pajang saja papan harga di depan kios. Sipa tahu, ada pembeli yang kepincut dengan tawaran harga yang Anda buat.

Anda harus memburu banyak pembeli agar keuntungan Anda gendut. Pasalnya, margin keuntungannya cuma 2% - 3% saja.


Salam sukses,


Junaedi
http://www.maximart.co.cc
http://www.maxiphone.co.cc


Disadur dari Harian Kontan Edisi Khisus Semptember - Oktober 2008



Thursday, 11 September 2008

Membuang 1 juta, Mendapat 37 milyar.

Tak salah bila PT Diana, Sidoarjo, diminta untuk melayani catering bagi petugas dan pengungsi akibat mud flow Lapindo senilai 37 Milyar pada tahun 2007 lalu. Namun, di luar pertimbangan bisnis, ada invisible hand yang menentukan deal mereka. Itulah takdir Ilahi.

Tanpa bantuan Allah SWT, mustahil kami mendapatka rejeki yang sangat besar sehingga mengubah drastis usaha kami ini, ucapan Imam Syafei, pemilik PT Diana. Inilah berkah dari sedekah, lanjut suami dari diana dan bapak dari Kurnia Adi Prskoso (3).

Iman Syafei bertutur, pada 2006, ia dan istri tinggal memiliki uang 1 juta. Saat itu, usaha catering "Diana" milik mereka baru merangkak. Di waktu yang sama, rumah petak kontrakan yang mereka tempati sudah habis masa sewanya.

Demi membesarkan usaha, mereka berniat mencari rumah kontrakan yang sewanya sekitar Rp 700 ribu pertahun. Berhari-hari, beberapa rumah yang diincar belum juga cocok harganya.

Di tengah kelelahan dan kekhawatiran, suatu hari selepas ashar Imam Syafei mendengarkan taushiyah Ustadz Yusuf Mansur. Lima menit terakhir taushiyah yang sempat disimaknya itu, memantapkan keyakinannya akan hikmah sedekah.

Mari bu, kita ikhlaskan dan mantapkan untuk "membuang" uang sejuta ini sebagai sedekah. Insya Allah akan ada pengganti yang lebih baik, Iman Syafei membujuk istrinya untuk menyedekahkan semua uang milik mereka yang tersisa.

Alhamdulullah, disertai ketekunan ibadah dan do'a, harapan suami-istri itu terkabul. Mereka mendapat order catering partai besar yang memberi keuntungan Rp 5 juta. Uang tersebut, selain untuk membayar kontrakan rumah Rp 600.000,- setahun dan belanja kebutuhan hidup, sebagian keuntungan itu disisihkan untuks sedekah.

Sejak saat itu, rejeki kami terus mengalir. Kami yakin ini berkat do'a santri-santri penghafal Qur'an yang turut kami santuni, kata Imam Syafei yang kini tinggal di Wonocolo, Surabaya.

Sampailah kemudian, catering "Diana" mendapat kontrak sebagai suplier untuk pengungsi Lapindo dengan nilai yang luar biasa besar untuk ukuran usaha kecil.

Rejeki itu memacu cepat perkembangan usaha Imam Syafei dan Istri. Kini, dalam tempo setahun, perusahaan mereka telah menjadi tiga yaitu PT Diana (catering), PT Kurnia (persewaan alat catering), dan PT Prakoso (suplier produksi catering). Usaha catering mereka bahkan ditabalkan sebagai yang terbesar kedua di Jawa Timur. Sebanyak 120 karyawan dan keluarga bernaung di tiga perusahaan tersebut.

Salah satu bentuk syukur Iman Syafei, tahun lalu ia menghajikan 13 anggota keluarga besarnya, termasuk si kecil Kurnia Adi Prakoso. Sedekah pun jalan terus, karena inilah kunci kesuksesan mereka. (aya hasna)

Disadur dari; PPPA Daarul Qur'an Yayasan Daarul Qur'an Nusantara www.wisatahati.com / www.pppa.or.id